Duniagol.id – Timnas Kroasia tetap menjaga reputasinya sebagai salah satu kekuatan stabil di kancah sepak bola dunia menjelang Piala Dunia 2026. Identitas mereka dibangun dari mentalitas pantang menyerah dan kualitas teknik yang terus terjaga dari generasi ke generasi.
Dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia, Kroasia tampil mencuri perhatian lewat performa yang konsisten dan kompetitif. Mereka mampu menantang tim-tim besar dan menunjukkan bahwa status kuda hitam bukan sekadar label.
Perjalanan mereka menuju turnamen utama kali ini juga berjalan mulus. Kroasia berhasil finis di posisi teratas grup kualifikasi tanpa hambatan berarti, menegaskan kualitas mereka sebagai tim elit.
Catatan sejarah di Piala Dunia menjadi modal penting bagi skuad saat ini. Kenangan sukses di 1998, 2018, dan 2022 masih menjadi inspirasi untuk kembali melangkah jauh.
Kini, dengan kombinasi pemain berpengalaman dan wajah-wajah muda berbakat, Kroasia datang dengan ambisi besar. Mereka menargetkan untuk kembali menciptakan kejutan dan menorehkan kisah baru di panggung Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Perjalanan Timnas Kroasia ke Piala Dunia 2026

Kroasia membuka langkah mereka menuju Piala Dunia 2026 lewat jalur kualifikasi zona Eropa. Di fase ini, tim-tim peserta dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing dihuni empat hingga lima negara, dan hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke putaran final.
Kroasia tergabung di Grup L dalam babak kualifikasi tersebut. Mereka tampil konsisten sepanjang fase grup dan mampu mengamankan posisi puncak klasemen dengan koleksi poin yang meyakinkan.
Total 22 poin berhasil dikumpulkan Kroasia dari rangkaian pertandingan yang dijalani. Raihan itu membuat mereka unggul cukup jauh, yakni enam angka, dari pesaing terdekat mereka, Republik Ceko.
Sejarah Timnas Kroasia di Piala Dunia

Sejak tampil sebagai negara independen, Timnas Kroasia langsung mencuri perhatian di panggung Piala Dunia. Debut mereka pada edisi 1998 di Prancis berbuah manis dengan langkah hingga semifinal dan akhirnya mengunci peringkat ketiga usai menundukkan Belanda 2-1.
Pada turnamen tersebut, Davor Suker tampil luar biasa sebagai mesin gol utama. Ia keluar sebagai top skor dengan koleksi enam gol yang mengukuhkan namanya dalam sejarah sepak bola Kroasia.
Perjalanan Kroasia sempat mengalami pasang surut setelah itu, termasuk kegagalan lolos dari fase grup pada edisi 2002, 2006, dan 2014. Namun, mentalitas pantang menyerah tetap menjadi identitas tim ini hingga akhirnya mencapai puncak baru di Piala Dunia 2018 di Rusia.
Di bawah kepemimpinan Luka Modric, Kroasia melangkah hingga final untuk pertama kalinya meski harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 2-4. Konsistensi mereka berlanjut di Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana Kroasia kembali merebut posisi ketiga setelah mengalahkan Maroko 2-1.
Pelatih Timnas Kroasia: Zlatko Dalic
Zlatko Dalic mulai menakhodai Timnas Kroasia sejak Oktober 2017 dan langsung memberi dampak besar. Di tangannya, Kroasia bertransformasi menjadi tim yang stabil, berkarakter kuat, dan disegani di level internasional.
Pelatih berusia asal Balkan ini dikenal piawai meramu kekompakan tim serta membangun mental juara para pemainnya. Ia tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga menekankan kerja kolektif yang disiplin di setiap lini.
Catatan prestasinya bersama Kroasia terbilang luar biasa dalam waktu relatif singkat. Dalic sukses membawa timnya melaju hingga final Piala Dunia 2018 sebelum akhirnya harus puas sebagai runner-up.
Empat tahun berselang, konsistensi Kroasia tetap terjaga di bawah arahannya. Mereka kembali mencuri perhatian dengan finis di peringkat ketiga pada Piala Dunia 2022, menegaskan status sebagai kekuatan elite.
Tak hanya di Piala Dunia, Dalic juga mengantar Kroasia ke final UEFA Nations League 2022–23. Meski kalah dari Spanyol lewat adu penalti, performa tersebut memperlihatkan kapasitas Kroasia untuk terus bersaing di panggung tertinggi Eropa dengan identitas permainan yang solid dan penuh determinasi.



