Duniagol.id – Gelandang andalan Manchester City, Rodri, dilaporkan oleh sejumlah tetangganya setelah diduga menerbangkan drone di sekitar apartemen mewah tempat ia tinggal di kawasan pusat kota Salford, Greater Manchester.
Aktivitas tersebut dinilai mengganggu privasi penghuni lain di gedung tinggi yang berada tepat di sebelah penthouse milik pemain asal Sp2anyol itu.
Menurut keluhan para penghuni, drone milik Rodri beberapa kali terlihat melayang sangat dekat dengan jendela apartemen mereka. Hal ini membuat sebagian warga merasa tidak nyaman karena khawatir aktivitas di dalam rumah mereka bisa terlihat dari luar.
Reaksi Tetangga Rodri

Seorang penghuni yang tinggal di lantai tinggi mengaku kaget saat melihat drone melayang hanya sekitar satu meter dari jendela ruang tamunya.
“Saya tinggal bersama pasangan di lantai atas. Hal terakhir yang Anda harapkan ketika sedang menonton televisi adalah melihat drone melayang tepat di depan jendela,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pasangannya merasa sangat terganggu dengan kejadian tersebut. Menurutnya, salah satu keuntungan tinggal di lantai tinggi adalah tidak mudah terlihat orang lain. Namun kini mereka justru merasa privasinya terusik.
Keluhan Dilaporkan ke Polisi

Beberapa penghuni gedung di Salford disebut telah menghubungi pihak concierge untuk menyampaikan keluhan terkait aktivitas drone tersebut. Mereka juga meminta manajemen gedung tempat Rodri tinggal untuk menegur sang pemain.
Tidak hanya itu, sejumlah warga bahkan melaporkan kejadian ini kepada polisi karena khawatir aturan penerbangan drone dilanggar, termasuk terkait batas wilayah terbang dan potensi pelanggaran privasi.
Salah seorang penghuni lain yang tinggal di lantai 34 bersama pacarnya mengatakan mereka sempat melihat lampu hijau berkedip dari drone di luar jendela saat sedang menonton televisi.
“Kami melihat drone itu terbang di depan jendela, lalu kembali menuju balkon penthouse Rodri,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pacarnya sempat menghubungi layanan polisi non-darurat untuk melaporkan gangguan tersebut.
Keluhan serupa juga muncul dalam grup WhatsApp penghuni gedung. Beberapa warga menilai aktivitas tersebut berpotensi melanggar aturan voyeurisme, pelecehan, serta regulasi penerbangan drone.



