Di mata pelatih Mauricio Souza, pemain lokal adalah fondasi yang menjadi sumber kekukuhan bangunan tim. Deretan pemain dalam negeri yang dimaksud adalah memadukan pengalaman dengan semangat anak muda. Dari nama-nama senior yang telah kenyang pengalaman, seperti Rizky Ridho, Hanif Sjahbandi, Hansamu Yama, Witan Sulaeman, hingga Andritany Ardhiyasa, berpadu dengan 13 permata hasil tempaan pembinaan Macan Kemayoran.
Mereka adalah lima tunas muda yang baru mekar, yakni Arlyansyah Abdulmanan, Figo Dennis Saputrananto, Muhammad Baihaqi Rifai, Jehan Pahlevi, dan Irham Nadzhofa, yang menyusul daftar nama yang lebih dulu lahir dari pembinaan Persija, seperti Hafizh Rizkianur, Ilham Rio Fahmi, Alfriyanto Nico, Dia Syayid, Alwi Fadillah, Dony Tri Pamungkas, Aditya Warman, Rayhan Hannan, dan Zahaby Gholy.
Juru taktik asal Brasil itu mencontohkan, ketika Dony Tri masuk, bisa menggantikan legiun asing Alan Cardoso. “Mungkin saja suatu saat mereka main bersama. Semua pemain saat ini sedang dalam performa bagus. Semua akan punya kesempatan,’’ tuturnya lagi.